Enggan bersaksi kesedihan di atas kekuatan
Seakan terpanah ilusi yang menekan
Saat darah, tangisan, dan kematian
Namun tak lelah selalu bermimpi untuk kita berjalan
Teriak bersama dalam satu lingkaran
Tanpa darah, tangisan, dan kematian
Renungkan dan kita kan bersatu menyadari semua
Atas Nama Perbedaan yang telah nyata
*
Mentari kan menjadi saksi dan tersenyum kembali
Lupakan tinggi, rendah, kuat, dan lemah
Dan bulan berpelukkan bintang menghiasi sang malam
Jadikan satu langkah kita ke depan, penuh senyuman
Merangkul lah kita tuk menggapai senyuman yang selama ini kita dambakan
Takkan ada kebencian yang menghancurkan senyuman ini
Dan kita tuk selamanya
Dan atas nama perbedaan
Kita kan bersama selamanya
(catatan: puisi ini adalah lirik lagu saya)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar